SEO BLOG & TEMPLATES
Tampilkan postingan dengan label Hiburan. Tampilkan semua postingan
Featured, Hiburan, News
JAKARTA – Sebuah tayangan di MNC TV menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, tayangan tersebut seakan menyebarkan pemahaman yang salah, yakni praktik kawin kontrak dalam agama Islam diperbolehkan.
Itu setelah dalam sebuah sinetron, di dalamnya terdapat sebuah dialog, yang seakan melegalkan praktik kawin kontrak dalam Islam. Tayangan itu sebuah FTV dengan judul Dia Tetap Ibuku. Dalam adegan tersebut, terlihat salah seorang tokoh perempuan, yang mengenakan pakaian tertutup lengkap dengan jilbab, sedang menerangkan kepada pasangan muda, tentang kawin kontrak.
Berikut adalah cuplikan kalimat yang diucapkan oleh tokoh wanita tersebut. “Kawin kontrak itu dipergunakan boleh, tapi untuk saat yang darurat, bukan untuk bisnis semata seperti ini.”
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Judhariksawan mengatakan, kalau untuk mengeluarkan larangan ataupun teguran kepada sebuah tayangan atau program televisi, memang harus dilakukan melalui mekanisme yang ada. Dia mengimbau kepada masyarakat Indonesia untuk berperan aktif, serta langsung melaporkan temuan tersebut kepada KPI. Tujuannya aga sesegera mungkin dapat dilakukan penindakan.
Judhariksawan menerangkan, apabila terdapat sebuah tayangan yang dilaporkan lantaran dianggap menyimpang atau berbau SARA, pihaknya langsung melakukan komunikasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selanjutnya, KPI akan mempertemukan kedua belah pihak, yaitu pihak televisi dan juga MUI, untuk membahas program televisi yang sudah dilaporkan tersebut.
Kemudian, lanjut Judhariksawan, MUI nantinya yang akan memberikan teguran kepada pihak televisi, yang telah menyiarkan sebuah program tersebut. “Kapasitasnya bukan tidak tahu, tapi bukan wewenang kami untuk menentukan apakah itu menyimpang atau tidak,” katanya.
Sementara itu, pihak MNC TV ketika dimintai keterangan pada Rabu (24/6) sore dan Kamis (25/6) tidak bisa memberikan keterangan apa-apa yang terkait tentang tayangan, data ataupun mekanisme produksi sebuah program. Baik bagian operator, humas maupun riset, menyebut kalau berbagai informasi tersebut merupakan kerahasiaan perusahaan sehingga tidak bisa dipublikasi begitu saja.
Dalam akun Facebook resmi di MNCTV Official, cukup banyak kritik dari masyarakat, terhadap tayangan stasiun televisi swasta tersebut. Kritik juga bermacam-macam, mulai dari soal mekanisme waktu sebuah tayangan atau program yang sering berubah atau dipanjang-panjangkan, hingga tayangan atau program yang tidak memberikan pendidikan baik kepada penontonnya.
Featured, Hiburan
Fast & Furious 7 sudah mulai tayang di bioskop-bioskop seluruh Indonesia. Film tersebut penuh dengan adegan-adegan yang mengundang decak kagum. Namun tahukah anda berapa banyak unit mobil yang dirusak selama pembuatan film ketujuh tersebut?
Dilansir melalui Wall Street Journal, Film yang dibintangi oleh Vin Diesel tersebut, mengorbankan 230 unit mobil. Jumlah ini merupakan angka yang cukup fantastis dalam proses pembuatan sebuah film.
Kemudian mobil-mobil yang rusak tersebut dihancurkan oleh Bonnie’s Car Crushers. Hal ini dilakukan agar mobil-mobil tersebut tidak dipakai lagi oleh orang lain.
Angka ini jelas melampaui kerusakan mobil yang dihasilkan oleh film Captain America: The Winter Soldier. Film yang dibintangi oleh Chris Evans tersebut menghancurkan 150 mobil.
Tidak disebutkan berapa biaya yang dikeluarkan untuk membeli mobil-mobil ini. Namun total produksi film menelan biaya hingga US$250 juta atau sekitar Rp3,2 triliun. Fantastis...!
Hiburan
Satu lagi komedian senior Indonesia meninggal dunia, kali ini sosok legendaris Nuri Sarinuri atau lebih dikenal dengan nama Mpok Nori. Almarhum meninggal pada hari Jumat (03/04/2015) di usianya yang ke-84 tahun. Selama hidupnya sosok Mpok Nori dikenal sebagai seorang seniman Betawi yang masih terus aktif dengan kegiatan kebudayaan hingga usia senja.
Mpok Nori diberitakan meninggal hari ini sekitar pukul 08.10 WIB, di rumah sakit Pasar Rebo,Jakarta Timur. Ia mengawali karir dari pentas Lenong Betawi sejak usia 14 tahun. Meski ketika akhirnya komedian senior tersebut terjun ke dunia sinetron, kesenian Betawi tidak pernah ia tinggalkan.
"Ngelenong dari umur 14 tahun. Nggak pernah bosen," ujar Mpok Nori ketika mendapat penghargaan di Penganugerahan dan Pargelaran Komedi Betawi, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, beberapa tahun silam.
Begitu juga ketika digelar Festival Budaya Betawi, pada bulan Juni 2014 silam, komedian yang saat itu sudah berusia 83 tahun tersebut masih tetap energik untuk menampilkan bodoran Betawi. Selain itu Mpok Nori memiliki sanggar untuk mengajarkan ilmu kepada murid-muridnya.
Sementara itu nama Mpok Nori baru dikenal di dunia sinetron ketika ia bermain di PEPESAN KOSONG di usia yang sudah tidak muda lagi. Ia juga pernah terlibat program komedi seperti OVJ dan selalu menampilkan gaya bicara dengan logat Betawi yang kental.
Selama beberapa tahun terakhir Mpok Nori memang sudah kerap dihinggapi penyakit. Di akhir 2013 ia pernah diberitakan terkena penyakit lambung, infeksi usus dan batu ginjal serta memilih pengobatan alternatif.
Meski demikian ketika berita ini dibuat, belum ada penjelasan dari pihak keluarga terkait apa penyebab almarhum meninggal dunia. Mpok Nori sendiri memiliki 13 orang anak dan cucu serta cicit yang ditinggalkan. Selamat tinggal Mpok Nori, sumbangsihmu dalam melestarikan kebudayaan Betawi tidak akan dilupakan.
Sumber : Kapanlagi
Featured, Hiburan
Diawali kabar kondisi Olga Syahputra yang semakin buruk, sang manajer, Mak Vera ditemani Billy Syahputra dan beberapa rekan lainnya langsung terbang ke Singapura pada hari Jumat 27 Maret 2015 siang.
"Aku cari tiket, dapatnya jam 11.30 WIB berangkatnya, sampai di sana jam 2.30 (siang). Sampai rumah sakit, mau jam 5 (sore)," kata Mak Vera seperti dikutip dari Go Spot, RCTI.
Olga yang sudah menjalani perawatan selama hampir setahun di rumah sakit, saat itu wajah Olga mulai memucat. Berbeda dengan beberapa hari sebelumnya.
![]() |
| Olga Syahputra (Okezone) |
"Nah di situ Olga sudah mulai pucat keadaannya, enggak seperti yang aku tinggalin dua hari sebelumnya. Olga tuh biasanya mukanya kayak ada blush on, kayak pakai cakep merah lah, bagus, sehat walaupun kadang masih enggak sadar," ceritanya.
Mengetahui kondisi Olga yang sudah tak berdaya, Mak Vera, Billy dan beberapa kerabat lainnya langsung membacakan beberapa ayat Alquran dan Syahadat di sekitar Olga. Hingga berkumandang Adzan Ashar yang merupakan saat terakhir Olga Syahputra.
"Setelah Adzan Ashar selesai, dia (Olga) tarik nafas sekali, dia jalan (meninggal). Suster sudah tambah obat lagi, tapi dia menolak. Dia jalan dengan sekali tarik nafas," kenangnya.
Dalam kesempatan itu, Mak Vera menyempatkan diri untuk membisikan beberapa kalimat agar Olga tenang di alam yang berbeda.
"Aku bisikin ke kuping dia sebelum meninggal, 'kalau memang ini jalannya Olga, emak ikhlas, apapun yang kamu mau jalanin, kamu jalanin, emak ikhlas, ridho, yang penting Olga sudah enggak sakit lagi'," kata Mak Vera.
Di balik kesedihan tersebut, Mak Vera justru merasa senang karena menyempatkan diri untuk melihat Olga untuk terakhir kalinya.
"Yang aku seneng adalah dia tunggu kedatangan aku, itu aja. Aku masih sempat melihat detik-detik hari terakhir Olga, sebelum tinggalin aku," ucapnya.
Featured, Hiburan
Berita yang ditunggu-tunggu para penggemar Tommy Page akhirnya tiba. Tommy Page, idola remaja tahun 90-an, akan kembali ke Jakarta pada bulan Mei mendatang.
Berharap bisa mendulang kesuksesan seperti konsernya di Jakarta yang bertajuk Come Home pada tahun 2013 lalu, tak tanggung-tanggung Tommy Page rencanannya akan menggelar dua kali konser sekaligus di Jakarta. Konser tersebut rencanannya akan digelar pada tanggal 29 Mei di Kuningan City Ballroom dan tanggal 30 Mei di The Hall Senayan City untuk kalangan terbatas.
Perasaan bangga dan bahagia juga diungkapkan Tommy Page menjelang kedatangannya ke Indonesia. Menurutnya, ia sudah tak sabar lagi untuk tiba di Indonesia.
"Aku selalu ingin kembali lagi ke negara yang aku cintai ini. Indonesia adalah tempat yang dekat di hati saya. Para penggemar di Indonesia luar biasa dan menurut saya mereka adalah yang terbaik. Saat saya melakukan konser di Singapura pada Februari tahun ini, saya berjumpa dengan banyak fans dari Indonesia yang sengaja terbang ke Singapura hanya untuk menonton pertunjukan saya. Saya tahu bahwa saya pasti harus kembali ke Indonesia lagi," kata Tommy dalam siaran persnya.
MNC Innoform yang mempromotori tur Tommy Page yang sukses di 2013 lalu kembali akan menjadi promotor untuk konser tahun ini dengan berkolaborasi dengan Adhitama.
"Kami sangat senang dengan respon pasar terhadap tour Tommy di tahun 2013 yang lalu. Tommy menunjukkan ke semua orang bahwa dia masih sangat memukau, dan mampu mempertahankan, bahkan meningkatkan musikalitasnya. Para fans sangat senang dan selalu meminta kami untuk mendatangkan Tommy lagi," kata Vice President MNC Innoform, Hendy Liem.
Tiket sudah mulai dijual. Harga tiket adalah sebagai berikut:
VVIP : Rp 2.750.000
Diamond : Rp 1.760.000
Gold : Rp 1.320.000
Silver : Rp 880.000 (Diskon 20% untuk early bird, selama persediaan masih ada)
Show kali ini akan diberi judul Up Close and Personal With Tommy Page. Seperti konser sebelumnya, Tommy akan banyak menyampaikan cerita di balik lagu-lagunya, dan membangun hubungan yang dekat dengan para penggemar. Page akan menyanyikan lebih banyak lagu kali ini dibandingkan tahun 2013.
"Kami akan memberikan sesuatu yang berbeda dan kami mengharapkan jumlah penonton yang jauh lebih banyak kali ini", ucap Hendy Liem.
Akan ada artis Indonesia yang akan tampil sebagai pembuka konser dan juga berduet dengan Tommy Page kali ini. Pada tahun 2013, kehormatan tersebut diberikan kepada Citra Scholastika. "Nama artis akan diumumkan segera," ujar Hendy.
Tommy Page baru saja merilis rekaman baru, yang disambut positif oleh para penggemarnya, yakni single daur ulangnya yang berjudul “I Break Down” yang kini dapat di-download melalui iTunes.
Untuk para penggemar yang ingin menghadiri private concert dan meet n greet, dapat menghubungi Lisa di nomor 081314332006.
Featured, Hiburan
Di tengah kesibukannya berbisnis, Ussy Sulistyawati kembali menjalani kariernya sebagai host ajang musik dangdut Kontes Dangdut Indonesia (KDI). Diakuinya, banyak perbedaan yang dirasakan dalam ajang tersebut setelah sekian tahun lamanya.
"Aku sudah lama banget berhenti ngehost. Terakhir jadi host di KDI saja tahun 2007. Kalau KDI yang dulu itu aku jadi host cuma berdua, Nah sekarang kan berlima. Selain itu sekarang bercandanya berbeda dengan yang dulu, banyak improvisasi dan ngga terpaku sama konten," kata Ussy di studio MNCTV, kawasan TMII, Jakarta Timur.
Menurutnya, selama menjalani kegiatannya sebagai host ia menjadi jarang bertemu dengan suaminya. Namun, berkat kecanggihan alat komunikasi, mereka tetap saling berkomunikasi dimanapun mereka berada.
"Sekarang ini susah banget buat ketemu Andhika. Ketika ada waktu libur Andhika biasanya memilih untuk tidur di rumah karena capek. Jadi kalau KDI kelar aku punya rencana untuk pergi liburan berdua saja deh," katanya.
Selain jarang bertemu suami, waktu Ussy untuk anak anak pun ototmatis jauh berkurang. Tapi sebagai ibu, dirinya sudah berkomitmen untuk tetap memberikan perhatian dan meluangkan waktu untuk buah hati.
"Seorang ibu itu harus bisa jadi semuanya. Jadi kalau Sabtu atau Minggu pas anak-anak libur sekolah, aku jemput mereka selesai les. Terus jalan-jalan sampai jam 3 sore baru aku pergi kerja. Begitu juga ketika hari Minggu dari pagi aku sama mereka jalan-jalan sampai sore baru setelah itu aku ngehost di MNCTV," jelasnya.
Ibu tiga anak ini juga mengaku kerap dilema jika anak anaknya sakit. Kadang dirinya merasa sedih jika dinilai terlalu sibuk dan kurang perhatian terhadap anak-anaknya.
"Anak aku waktu itu memang sempat sakit tapi ya bukan karena orangtuanya sibuk dong. Dia itu kebanyakan makan kerupuk jadi kena radang tenggorokan. Orang kan ngga tahu kalau aku sering datang ke sekolah anak- anak cuma buat nemenin mereka makan siang. Jadi kalau ada orang komentar kayak gitu ya biarin aja enggak usah ditanggepin," tuturnya tersenyum.
Top 5 Popular of The Week
-
Seorang anak mendatangi Rasulullah sambil menangis. Peristiwa itu sangat mengharukan Rasulullah S.A.W yang sedang duduk bersama-sama sahaba...
-
Sunan Bonang hidup di lingkungan pesantren sejak lahir. Cucu Maharaja Majapahit terakhir ini membawa nuansa zikir dalam gamelan. Rombon...
-
Beberapa waktu lalu, nama Robby Indra Wahyuda mendadak populer di media sosial, khususnya Facebook sejak ia rajin menceritakan pengalamann...
-
Zaria: Serangan bom bunuh diri terjadi di kota Zaria, Nigeria Utara. Sebanyak 25 orang termasuk balita berusia 2 tahun tewas dalam serangan...
-
JAKARTA – Sebuah tayangan di MNC TV menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, tayangan tersebut seakan menyebarkan pemahaman yang salah, yakni ...




